Legal Certainty of Local Communities' Land Status in Forest Contract Permitsin Riau Province
DOI:
https://doi.org/10.59890/ijla.v4i3.263Keywords:
Legal Certainty, Local Communities, Forestry Business Permits, Agrarian Conflicts, Null and VoidAbstract
This study analyzes regulatory dualism and the crisis of legal certainty concerning the land status of local communities located within Forestry Business Permit (HPHTI) concession areas in Riau Province and formulates a just resolution of agrarian disputes. Using a qualitative approach with normative-empirical analysis, the study examines conflicts between hereditary customary land control and the formal legality of industrial forestry permits. The findings reveal material defects in permits that infringe constitutional rights, as community agricultural and residential lands, including approximately 600 hectares in Olak Village, were incorporated into PT Riau Andalan Pulp and Paper’s concession. Consequently, land rights cannot be upgraded to Freehold Certificates (SHM). The study recommends permit review, progressive administrative sanctions, strengthening TKPRD, and GIS-based integrated licensing under the One Map Policy.
References
Arifin, M., & Kurniawan, A. (2023). Harmonisasi hukum kehutanan dan agraria dalam penyelesaian konflik pertanahan di Indonesia. Jurnal RechtsVinding, 12(2), 211–228. https://rechtsvinding.bphn.go.id.
Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. (2023). Peat hydrology monitoring report of Riau Province. BRGM.
Craig, P. (2021). Administrative law (9th ed.). Sweet & Maxwell.
Elaiis News. (2025, January 17). Konflik lahan masyarakat dengan konsesi HTI di Kabupaten Siak terus berlanjut. https://elaiisnews.com.
Enemark, S., Bell, K. C., Lemmen, C., & McLaren, R. (2022). Fit-for-purpose land administration for sustainable development. International Federation of Surveyors (FIG). https://www.fig.net.
Fauzi, K. (2020). Dualisme hukum regulasi sektoral dan implikasinya terhadap eksistensi tata ruang daerah. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(2), 135–149. https://ejurnal.peraturan.go.id.
Haryanto, D., & Putri, N. A. (2024). Administrative review mechanisms in agrarian dispute settlement in Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 31(1), 45–63. https://doi.org/10.20885/iustum.vol31.iss1.art3.
Hidayat, R. (2024). Konflik regulasi sektoral dalam penyelenggaraan tata ruang daerah. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 10(1), 45–62.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2021). Panduan sinkronisasi RTRW dan perizinan pemanfaatan ruang. Kementerian ATR/BPN.
Konsorsium Pembaruan Agraria. (2022). Catatan akhir tahun: Mengurai benang kusut konflik agraria di sektor perkebunan. Konsorsium Pembaruan Agraria.
Larson, A. M., Sarmiento Barletti, J. P., & Monterroso, I. (2021). Recognition and respect for local land rights in forest governance. World Development, 146, Article 105571. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105571.
McDermott, C. L., Coad, L., Helfgott, A., & Schroeder, H. (2022). Operationalizing social justice in land-use governance. Environmental Science & Policy, 132, 129–138. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2022.02.012.
Myers, R., Ravikumar, A., & Larson, A. M. (2023). Forest concessions and community rights: Global lessons for equitable governance. Land Use Policy, 125, Article 106489. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2022.106489.
Nugroho, Y., & Santoso, B. (2023). Implementasi kebijakan satu peta dalam penyelesaian konflik tata ruang di Indonesia. Jurnal Bina Praja, 15(3), 421–434. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.421-434.
Pemerintah Kabupaten Siak. (2020). Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Siak Tahun 2020–2040. Pemerintah Kabupaten Siak.
Prabowo, M. (2022). Dependensi regulasi teknis daerah dan dampaknya terhadap kepastian hukum agraria. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(1), 65–84.
Prasetyo, R., & Hidayat, M. (2024). Kepastian hukum hak atas tanah masyarakat dalam kawasan hutan. Arena Hukum, 17(1), 67–84. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2024.01701.4.
Pratama, Y., & Wijaya, S. (2023). Analisis tumpang tindih spasial perizinan perkebunan terhadap RTRW Kabupaten Siak. Jurnal Penginderaan Jauh dan GIS, 14(2), 88–101.
Rahman, A., & Siregar, H. (2024). Konflik agraria pada kawasan hutan tanaman industri dan perlindungan hak masyarakat lokal. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 54(2), 250–270. https://jhp.ui.ac.id.
Rahman, H. (2019). Sektorialisme hukum kehutanan dan tata ruang di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 16(2), 121–136.
Sari, D., & Indra, H. (2021). Analisis penegakan hukum sanksi administrasi pembatalan izin terhadap pelanggaran tata ruang lingkungan. Jurnal Hukum Lingkungan Modern, 8(2), 96–115.
Setiawan, B., & Pramono, A. (2020). Maladministrasi perizinan kehutanan dan kegagalan penegakan tata ruang di daerah. Jurnal Hukum Administrasi Publik, 28(3), 198–221.
Sikor, T., & Müller, D. (2022). Land tenure security and rural development in the Global South. Land, 11(4), Article 512. https://doi.org/10.3390/land11040512.
Suardi. (2021). Kepastian hukum status tanah masyarakat adat dalam hak pengusahaan hutan dan hutan tanaman industri (HPHTI) PT Riau Andalan Pulp and Paper di Kabupaten Siak (Master’s thesis). Universitas Islam Riau.
Supriadi, M. (2023). Hukum agraria dan dinamika ruang hidup. Sinar Grafika.
Sutaryono, & Nurhasanah. (2023). Perlindungan hak masyarakat adat dalam konflik kawasan hutan di Indonesia. Mimbar Hukum, 35(2), 214–230. https://doi.org/10.22146/jmh.81234.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. (2021). Peat burning: Pelanggaran tata ruang dan kegagalan audit lingkungan. WALHI Riau.
Wahyuni, S., & Firmansyah, R. (2024). Tata ruang daerah dan tantangan sinkronisasi kebijakan sektoral. Jurnal Tata Kelola dan Pembangunan, 6(1), 55–72.
Wibowo, A., Setiawan, D., & Nugraha, F. (2024). Fragmentasi kelembagaan dalam penyelesaian sengketa agraria kawasan hutan. Jurnal RechtsVinding, 13(1), 91–108. https://rechtsvinding.bphn.go.id.
Zulkifli, A. (2025). Dilema konservasi dan penghidupan masyarakat lokal dalam lanskap gambut Siak. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(1), 112–126. https://doi.org/10.14710/jil.23.1.112-126.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suardi Suardi, Ellydar Chaidir, Suparto Suparto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





